Info Bantaeng – Sebanyak 767 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Profesi Kesehatan resmi ditarik setelah menjalani pengabdian selama 40 hari di Kabupaten Bantaeng. Acara penarikan sekaligus pelepasan berlangsung di Tribun Seruni, Jumat (15/8/2025), dengan dihadiri Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin atau yang akrab disapa Uji Nurdin.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh mahasiswa KKN yang dinilai memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, perekonomian, dan pemberdayaan sosial.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada adik-adik mahasiswa KKN Unhas. Kehadiran kalian semua sangat membantu masyarakat Bantaeng, dari pelayanan kesehatan, edukasi, hingga program-program pemberdayaan yang langsung dirasakan manfaatnya,” ujar Uji Nurdin.
Baca Juga : 72 Anggota Paskibraka Generasi Bangkit Dikukuhkan, Bupati Bantaeng Tekankan Tanggung Jawab dan Komitmen
Harapan Bupati untuk Penambahan Kuota KKN
Bupati Bantaeng juga memberikan penghargaan kepada jajarannya, kepala desa, dan masyarakat yang mendukung penuh mahasiswa selama menjalankan KKN. Ia menegaskan banyak warga merasa terbantu dan berharap jumlah mahasiswa KKN Unhas yang ditempatkan di Bantaeng bisa ditambah pada tahun mendatang.
“Warga kami sendiri yang menyampaikan langsung bahwa mereka merasa sangat terbantu. Karena itu, saya berharap tahun depan kuota mahasiswa KKN dari Unhas bisa lebih banyak lagi,” katanya.
Apresiasi dari Pihak Unhas
Koordinator Satgas Pelaksana KKN Unhas, Muhammad Alwi, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Menurutnya, penyambutan hangat sejak awal hingga proses penarikan mahasiswa merupakan wujud dukungan besar bagi keberhasilan program KKN.
“Ucapan terima kasih kepada seluruh pihak di Kabupaten Bantaeng, terutama Bapak Bupati, yang sejak awal menerima kami dengan sangat baik. Dukungan tersebut menjadi motivasi besar bagi mahasiswa dalam melaksanakan pengabdian,” tutur Alwi.
Mahasiswa Rasakan Kehangatan Masyarakat
Para mahasiswa mengaku sangat bersyukur bisa melaksanakan KKN di Bantaeng. Selama 40 hari, mereka ditempatkan di berbagai wilayah dan menjalankan program-program yang dirancang sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami merasa sangat senang dan bersyukur bisa KKN di kabupaten yang indah ini. Alhamdulillah masyarakat menerima kami dengan penuh kasih sayang. Pengalaman ini akan menjadi cerita berharga yang kami bawa ke mana pun nantinya,” pungkas Alwi.
Sinergi Kampus dan Daerah
Kegiatan KKN Unhas Profesi Kesehatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah. Dengan pengabdian mahasiswa yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, diharapkan Bantaeng semakin terbantu dalam memperkuat pelayanan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan warganya.

















