Breaking News
Jika Anda memerlukan informasi lebih spesifik atau berita dari wilayah tertentu di Jambi, silakan beri tahu saya.
banner 728x250

Dirjen Otda Kemendagri Pilih Bantaeng Jadi Daerah Percontohan Ketahanan Pangan Nasional

banner 120x600
banner 468x60

Info Bantaeng – Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri menetapkan Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, sebagai salah satu daerah percontohan ketahanan pangan nasional. Keputusan ini diumumkan usai kunjungan lapangan Dirjen Otda ke Bantaeng pada Senin (8/9/2025).

Dirjen Otda Kemendagri Ingin Bantaeng Jadi Daerah Percontohan Ketahanan  Pangan
Dirjen Otda Kemendagri Pilih Bantaeng Jadi Daerah Percontohan Ketahanan Pangan Nasional

Pemilihan Bantaeng tidak lepas dari keberhasilan daerah ini menjaga stabilitas pangan di tengah fluktuasi harga dan ancaman perubahan iklim. Data pemerintah daerah menunjukkan, Bantaeng mampu mempertahankan surplus produksi padi, jagung, dan hortikultura, sekaligus mengembangkan sistem distribusi pangan yang cukup merata.

Baca Juga : Ibu-Ibu Hadang Aksi Buruh di Depan Kantor Bupati Bantaeng, Tuntut Jalan Dibuka

Dirjen Otda Kemendagri menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Kabupaten Bantaeng yang konsisten membangun sektor pertanian dan ketahanan pangan. “Bantaeng memiliki ekosistem pangan yang relatif stabil. Dari hulu hingga hilir, mulai dari petani, koperasi, hingga pasar rakyat, semua bergerak sinergis. Ini yang membuat kami menilai Bantaeng layak menjadi daerah percontohan,” ujarnya.

Ketahanan Pangan Harus Dimulai dari Daerah

Selain produksi pangan, Bantaeng juga dinilai berhasil mengintegrasikan program pertanian dengan pemberdayaan masyarakat desa. Misalnya, penguatan kelompok tani milenial, pemanfaatan teknologi pertanian modern, serta pengembangan lumbung pangan desa berbasis digital. Langkah ini tidak hanya memastikan ketersediaan pangan, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi generasi muda.

Bupati Bantaeng menyambut baik kepercayaan pemerintah pusat ini. Ia menegaskan, status percontohan akan dijadikan momentum untuk semakin memperkuat sinergi lintas sektor. “Penghargaan ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab. Kami akan terus memperkuat inovasi di bidang pertanian, memperluas akses pasar, dan memastikan masyarakat tidak hanya punya cukup pangan, tapi juga bergizi dan terjangkau,” tegasnya.

Sebagai daerah percontohan, Bantaeng nantinya akan menjadi rujukan bagi kabupaten/kota lain dalam mengembangkan strategi ketahanan pangan. Program pendampingan, pelatihan, dan pertukaran pengetahuan akan digelar secara berkelanjutan bersama Kemendagri dan kementerian terkait lainnya.

Dengan penunjukan ini, diharapkan Bantaeng dapat menjadi motor penggerak sekaligus laboratorium lapangan untuk mendukung target nasional dalam mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri, berdaulat, dan berkelanjutan.