Info Bantaeng — Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin atau yang akrab disapa Uji Nurdin, menyatakan bahwa industri kopi Kabupaten Bantaeng memiliki potensi besar untuk bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di pasar internasional.

Pernyataan itu disampaikan saat membuka ajang Manual Brew Coffee Competition yang digelar Zero Coffee Lab #1 di Jalan Raya Lanto, Rabu malam (8/10/2025). Acara ini diikuti oleh puluhan barista muda, pelaku UMKM, dan pecinta kopi dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Budaya Kopi Bantaeng Terus Berkembang
Dalam sambutannya, Bupati Uji Nurdin mengaku kagum dengan perkembangan budaya kopi di Bantaeng yang semakin menggeliat dalam beberapa tahun terakhir.
“Saya bangga melihat anak-anak muda Bantaeng berani berinovasi dan menjadikan kopi sebagai bagian dari gaya hidup serta peluang ekonomi. Kopi kita tidak kalah dengan daerah lain,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.
Ia menilai kegiatan seperti kompetisi manual brew ini bukan sekadar ajang adu keterampilan. Tetapi juga wadah untuk meningkatkan kualitas penyajian dan memperluas jejaring pelaku industri kopi.
Baca Juga : Hari Koperasi ke-78, Bupati Bantaeng Dorong Koperasi Desa Wujudkan Asta Cita Presiden
Dorong Ekonomi Kreatif dan UMKM Lokal
Menurut Uji Nurdin, pertumbuhan kedai kopi dan komunitas barista di Bantaeng telah berperan penting dalam menggerakkan ekonomi kreatif daerah. Pemerintah daerah, katanya, akan terus mendukung melalui pelatihan, promosi, dan kemudahan akses bagi UMKM kopi untuk menembus pasar yang lebih luas.
“Pemerintah siap menjadi mitra strategis pelaku kopi lokal. Kami ingin Bantaeng dikenal bukan hanya karena keindahan alamnya, tapi juga karena cita rasa kopinya,” tegasnya.
Harapan Kopi Bantaeng Go Internasional
Selain membuka kompetisi, Bupati juga meninjau sejumlah produk kopi hasil olahan petani dan pelaku usaha lokal yang ditampilkan di lokasi acara. Ia menyebut bahwa kualitas biji kopi Bantaeng, baik dari aroma maupun rasa. Memiliki keunikan yang bisa diandalkan untuk menembus pasar ekspor.
“Dengan semangat kolaborasi dan peningkatan kualitas, saya yakin kopi Bantaeng akan menjadi komoditas unggulan Sulawesi Selatan yang dikenal di kancah dunia,” pungkasnya.
Kegiatan Manual Brew Coffee Competition ini menjadi simbol semangat baru pelaku industri kopi di Bantaeng untuk terus berinovasi. Memperkuat branding lokal, dan membawa kopi Bantaeng ke panggung nasional maupun global.

















